Wah, ketika sedang iseng membuka emailku yang hampir seluruhnya berasal dari sekitar 10 Mailist, tanpa sengaja aku membuka salah satu email yang topiknya “Ongkos Cisco Exam Naik???”. Dan diskusi yang terjadi berawal dari rumor mengenai biaya ujian Cisco yang akan naik, dan ternyata hal tersebut dibenarkan oleh para anggota mailist yang membahas topik tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata memang benar adanya. Sumber informasi yang kudapat berasal dari situs Person VUE yang merupakan perusahaan partner Cisco System sebagai Testing Center untuk Ujian Cisco (http://www.pearsonvue.com/vouchers/pricelist/cisco.asp).
Aku turut prihatin karena dengan naiknya biaya ujian sertifikasi Cisco, maka akan menambah beban para student dan orang-orang yang ingin mendapatkan sertifikat yang bertaraf internasional tersebut, mulai dari CCNA, CCNP sampai CCIE.
Kenaikan harga yang terjadi juga cukup signifikan. Kepada student Cisco Unila yang menjalankan kelas CCNA, sebagai informasi untuk biaya Ujian Sertifikasi dari $150 menjadi $250 atau sekitar 2,5juta. Untuk pemotongan biaya Voucher, masih belum di dapatkan informasinya. Semoga bermanfaat.
Categories: Cisco
Setelah lama tidak aktif dalam menulis blog tersayang, yaitu wordpress-ku, akhirnya ingin kembali menulis kembali. Walaupun sejujurnya aku tidak terlalu suka menulis di blog. Aku lebih sering meulis di buku harian yang membuatku lebih nyaman dalam mengungkapkan apapun mengenai suasana hati.
Tapi terus terang, walaupun aku tidak terlalu hebat dalam menulis blog, ataupun hobi menulis sesuatu, namun sewaktu acara “Kopdar” di Pizza Hut kemarin (Kamis, 26 Juni 2008, 19.00 WIB) membuatku merasakan perasaan nyaman dan keceriaan yang kurasakan. Karena selama ini ada yang hanya kukenal lewat dunia maya, aku dapat bertemu langsung dengan mereka. Hehe…walaupun sebenernya para blogger Seruit Lampung pada acara tersebut sebagian besar merupakan kawan-kawan yang serng kutemui. Dan aku bisa sedikit mengenal dunia luar dari duniaku yang selama ini terkadang membuatku stres.
Terima kasih kepada kawan-kawan blogger Seruit Lampung. Jangan lupa, tanggal 6 Juli 2008 kita bertemu kembali. I Luv U Guys…
Categories: Catatan Harian
Tak mampu melepasnya
Walau sudah tak ada
Hatimu tetap merasa masih memilikinya
Rasa kehilangan hanya akan ada
Jika kau pernah merasa memilikinya
Pernahkah kau mengira kalau dia kan sirna
Walau kau tak percaya dengan sepenuh jiwa
Rasa kehilangan hanya akan ada
Jika kau pernah merasa memilikinya
By: LETTO
Categories: Catatan Harian
Hari ini adeku pulang, rasanya sudah beberapa tahun tidak bertemu, padahal baru beberapa hari. Mungkin inilah yang disebut dimabuk rindu. Hehe…kayak lirik lagu dangdut.
Mozaik-mozaik kecil telah terkumpul menjadi satu sehingga terbentuk menjadi sebuah wujud nyata indah sekali seindah pelangi sehabis hujan, atau seindah pemandangan dari atas gunung balau ketika kau berdiri diatas puncaknya, bahkan di atas tower yang berdiri diatas bukit tersebut. Sungguh indah tak dapat kuucapkan.
Serpihan receh dari butir-butir hati yang telah tercecer kemarin, telah kukumpulkan kembali. Dan walaupun sekarang tidak lagi membentuk suatu keindahan yang sempurna, namun rasa itu kini sempurna. Ada manis, asem, asin, rame rasanya…^_^..(kutipan dari suatu iklan).
Ganbatte..!!!
Categories: Catatan Harian
Ah…rasanya sepi sekali. Menahan rindu tak terperi. Inikah ujian terberat. Ataukah disana masih ada lagi yang lebih berat dari ini.
Categories: Catatan Harian
Aku punya seorang sahabat, katakanlah namanya Hairul. sejak aku kenal sampai saat ini, dia adalah seorang yang sangat mandiri sekali. Awal yang kukenal dia adalah sosok yang sangat dingin dan pendiam. Aku menjadi salah tingkah di depannya dan terkadang aku sebal karena dia jarang sekali mengutarakan sesuatu kalau punya masalah. Ekspresi wajahnya pun terkadang sulit ditandai kalau dia ada masalah. Dan setelah beberapa tahun aku mengenalnya, ternyata memang seperti itulah dia. Sangat jarang sekali dia meminta tolong sesuatu kalau benar-benar masalah yang sangat penting (seperti meminjam uang, barang, dan sebagainya), sedangkan masalah pribadinya jarang sekali dia bercerita, hanya sesekali saja itu pun aku yang menawarkan. Pernah suatu ketika aku marah sekali dengannya karena aku merasa terus didiamkan. Aku selalu bertanya-tanya dengannya, apakah aku punya salah dengannya. Namun dia hanya diam, sampai akhirnya aku “mengomel” didepannya. Aku utarakan semua kekesalanku, walaupun akhirnya dia maklum tapi aku jadi sangat bersalah sekali karena aku berpikir telah menyakiti hatinya.Hairul, entah dimana ia sekarang. Semoga engkau selalu baik-baik saja. Teruntuk sahabatku Hairul, pria tegar setegar pohon cemara.
Categories: Catatan Harian
Kalimat ini telah lama tak terlupa dari ingatanku. Aku pernah membaca salah satu buku kepribadian yang sangat terkenal sekali. Dan kalimat ini tertulis dengan bahwa “jika kau menebarkan kebaikan dalam hidupmu, maka kau akan menuai kebaikan. Dan jika engkau menuai keburukan dalam hidupmu maka keburukan akan engkau dapatkan”. Mungkin kira-kira seperti itu bunyi kalimat yang tertulis jelas.
Ahh…sebuah lintasan dalam ingatanku yang menguatkanku untuk terus kedepan.
Semoga kita tetap terus bersama-Nya. Semangat kawan!!!
Categories: Catatan Harian
Saat ini hatiku kalut dan hampa. Apakah aku makhluk yang tanpa rasa syukur yang selalu merasa rugi setiap hari? Ya Allah, tunjukkanlah cahaya untuk hatiku ini yang sedang gelap gulita. Aku tidak ingin merasa seperti dikhianati, diterlantarkan, ataukah ini mungkin sebuah karma. Ataukah memang Dia sedang menguji pendirianku. Sungguh aku merasa selalu dihinggapi perasaan selalu ingin lebih dari yang lain. Allah-ku, kumohon hentikan rasa ini. Aku hanya ingin menjadi manusia terbaik di mata orang-orang yang menyayangiku. Ya Robb, tetaplah bimbing aku dalam kesahajaan dan selalu bersyukur kepada-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui atas apa-apa dari setiap isi hati manusia.
Aku jadi rindu akan masa kecilku dulu, dimana aku dapat bermain dan mengerjakan apa pun sesuka hatiku. Semua yang tidak dalam keterpaksaan namun tetap teguh menjalani kewajiban. Aku jadi teringat dahulu, ketika aku duduk dibangku sekolah dasar. Ibu guruku mengajari untuk selalu giat belajar untuk masa depan. Terima kasih Ibunda guru.
Semoga aku tetap ingin selalu bersama-Nya. Tanpa Keteguhan Hati, Manusia Jadi Tanpa Arti.
Categories: Catatan Harian
Malam ini aku merasa sendiri. Hatiku terasa sunyi, mungkin karena perasaanku yang bercampur aduk. Ketika aku melamun sendiri, aku teringat hari kemarin saat sahabat-sahabatku telah lulus dan menjadi seorang sarjana. Aku merasa semakin sunyi. Begitu cepatnya waktu berlalu.
Saat ini aku sedang merasa sendiri, aku merasa temanku telah meninggalkanku. Aku merasa dia hanya memikirkan dirinnya sendiri, Tanpa perduli dan basa-basi. Tapi ya sudahlah, Allah masih menyayangiku, bahkan aku merasa aku adalah hamba kesayangannya. Bayangkan berapa banyak nikmat yang telah diberikannya, teramat banyak. Sampai aku terkadang lupa dan tidak bersyukur atas apa-apa yang telah diberikan oleh Allah-ku. Sejak aku bangun pagi sampai aku tidur kembali setiap hari, aku masih bisa menikmati sejuknya udara pagi, nikmatnya susu coklat, makan siang dengan nasi ditempat langgananku, sampai malam pun masih bisa memilih-milih apa yang akan dimakan untuk mengisi perutku ini. Dan sampai detik ini pun masih terasa makanan itu mengalir dan terserap ditiap denyut nadiku ini.
Wahai sahabat-sahabatku yang telah mendahuluiku, yang telah menyelesaikan kuliah menjadi seorang Sarjana Teknik, atau mungkin aku yang memang tertinggal disini. Selamat berjuang mengejar apa-apa yang masih ingin dikejar. Semoga sukses selalu dimanapun engkau berada. Janganlah patah semangat walaupun banyak batu terjal disana-sini. Mohon doakan aku agar aku dapat menyusul kalian nanti.

Semoga Allah tetap memberiku cobaan selain nikmat agar aku selalu mengingat Engkau. Karena terkadang aku lupa diri jikalau aku terlalu banyak diberikan nikmat oleh-Mu wahai Engkau yang selalu mengisi relung hatiku. Karena kau ingin selalu ingin menjadi orang yang selalu bersyukur namun juga punya keinginan yang kuat dalam mengejar tujuan hidupku.
Aku masih punya mimpi yang masih terus aku kejar walaupun terkadang lelah menggapai. Allah, tetaplah mengibarkan semangat dan hidupkan lentera hatiku.
Categories: Catatan Harian
25 February 2008 · 1 Comment
Hari sabtu pagi pukul 09.00 WIB kami janji berkumpul di Gedung H Elektro untuk jalan-jalan bersama menikmati hari kosong tanpa kegiatan sekaligus refreshing atas kejenuhan masing-masing. Sebenarnya acara jalan-jalan ini atas inisiatif Hery untuk mengajak kawan elektro berkunjung ke rumahnya di Sukadana, Lampung Timur. Kebetulan pohon rambutan depan rumahnya sedang berbuah. Janjiku datang jam 9 pagi ke gedung H kampus ternyata molor karena aku bangun kesiangan. Sebenarnya sempet bangun subuh tuk shalat, tapi ketiduran lagi karena mengantuk. Aku bangun tepat jam 9 pagi, lalu setelah itu mandi dan seterusnya. Dan tibalah aku di kampus pukul 9.30 pagi. Kami berkumpul dan berangkat pukul 10.00 WIB dengan rombongan 4 motor masing-masing motor 2 orang.

Dan jalan-jalan ini membuatku bisa mengurangi segala masalah dan beban hidup yang membuatku terkadang rapuh dan bimbang. Maka perjalanan menuju Sukadana pun dimulai. Di perjalanan menuju kesana kami mampir dulu ke Kota Metro untuk membeli duren. Wah ternyata duren disana sedang sedikit, tapi Hery memborong 10 duren sekaligus tanpa kompromi, sebab kami seolah-olah seperti rombongan yang sedang mudik kampung. Jadi perlu yang namanya buah tangan. Setiba disana kami bercanda dan mengobrol apapun yang kami lihat disana. Mulai dari suasana kota yang memang terlihat sepi, sampai ciri khas kota Sukadana.

Kami akhirnya pulang pada pukul 16.30 WIB setelah puas mengobrol, ambil rambutan, makan rambutan, makan siang, makan duren, makan kolak duren. Wah pokoknya puas (terima kasih Hery dan keluarga)…

Lain kali kita kesana lagi ya bro. ^_^…
Categories: Catatan Harian